Pencegahan dan Pengendalian Tuberkulosis Provinsi Banten
Sumber Gambar :Serang, 28 September 2026 - Hai sobat sehat, Perlu kita cermati bahwa adanya Hubungan Timbal Balik TBC dan Stunting Stunting memicu TBC: Anak yang mengalami stunting atau gizi buruk memiliki kekebalan tubuh yang lemah, sehingga jauh lebih mudah terinfeksi bakteri Mycobacterium tuberculosis jika ada kontak serumah.
TBC memicu stunting: Infeksi TBC yang bersifat kronis menyebabkan anak kehilangan nafsu makan, mengalami peradangan sistemik, dan gangguan penyerapan gizi. Akibatnya, asupan energi kurang, berat badan turun, dan pertumbuhan tinggi anak terhambat. Dampak dan Penanganan
Risiko ganda: Kombinasi TBC dan stunting sering menyebabkan anemia, melemahnya sistem imun secara drastis, serta membuat proses pengobatan anak menjadi lebih sulit.
Pencegahan terpadu: Penanganan dua masalah ini harus dilakukan bersamaan melalui perbaikan gizi (terutama protein hewani), deteksi dini atau skrining TBC pada balita berisiko, serta pengobatan TBC secara tuntas.
Yuk, mulai dari diri kita!
Pastikan anak-anak di sekitar kita mendapat imunisasi lengkap, asupan gizi seimbang, dan lingkungan yang bersih.
Segera periksakan anak ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala TB atau tanda-tanda stunting.
Bagikan informasi ini ke keluarga, teman, dan tetangga agar semakin banyak anak Indonesia terbebas dari stunting dan TB.
Karena setiap anak berhak tumbuh sehat, cerdas, dan bahagia. Bersama kita bisa cegah stunting dan TB anak!
@Bantensehat