Gubernur Banten Andra Soni mengajak masyarakat tidak takut memeriksakan kesehatan
Sumber Gambar :Serang, 13 Agustus 2026 - “Alhamdulillah dengan ada program cek kesehatan gratis ini membantu banget, karena saya ingin tahu penyakit saya. Kalau kita sudah tahu kita bisa ngerem makan-makan yang tidak boleh,” ungkap Wanih, warga Pondok Bahar, Kota Tangerang.
Bagi Wanih, mengetahui kondisi kesehatan membuatnya lebih berhati-hati menjaga pola makan.
“Terlebih bagi seusia saya yang sudah tidak muda lagi ini,” katanya.
Gubernur Banten Andra Soni mengajak masyarakat tidak takut memeriksakan kesehatan.
“Dengan kita tahu penyakit, kita tahu bagaimana mengobatinya, kita tahu bagaimana mengantisipasinya,” ujar Andra.
Berdasarkan hasil CKG terhadap kurang lebih 5,4 juta warga Banten, Andra menyebut hipertensi dan diabetes menjadi penyakit yang paling dominan ditemukan.
“Hipertensi dan diabetes ini cenderung bisa menjadi penyakit yang menyebabkan komplikasi. Oleh karena itu, harus ditangani dengan baik,” ujarnya.
Andra juga menekankan pentingnya pencegahan dan edukasi kesehatan.
“Maka selain tindakan kuratif, kita juga harus melakukan tindakan preventif dan promotif dalam kesehatan,” katanya.
Ia mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat, termasuk menjaga pola makan dan berolahraga.
“Kita dukung cek kesehatan, kualitas hidup warga Indonesia, khususnya Banten,” katanya.
Wali Kota Tangerang Sachrudin juga mengajak masyarakat tidak menunggu sakit untuk memeriksakan kesehatan.
“Ini dalam rangka mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, khususnya di bidang kesehatan, agar memastikan bahwa masyarakat selalu sehat,” kata Sachrudin.
Cek kesehatan memberi kesempatan untuk mengetahui kondisi tubuh lebih awal. Setelah tahu, kita bisa lebih tepat mengambil langkah untuk menjaganya.