Abu Vulkanik ? Layanan Kesehatan Siaga 24 Jam

Sumber Gambar :

Serang, 08 September 2026 - Abu vulkanik dapat mengganggu pernapasan, mata, kulit, serta memengaruhi kualitas air dan makanan yang tidak tertutup.

Karena itu, seluruh fasilitas dan tenaga kesehatan di Banten disiagakan mengantisipasi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.

Rumah sakit, puskesmas, laboratorium kesehatan masyarakat, balai kekarantinaan, hingga pos kesehatan diinstruksikan mengaktifkan layanan siaga 24 jam sesuai tingkat risiko dan rencana kontingensi daerah.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti mengatakan, kasus gangguan kesehatan saat ini masih dalam batas normal. Namun tenaga kesehatan tetap bersiaga mencegah peningkatan kasus.

“Saat ini kasusnya memang masih dalam batas normal. Namun demikian, kami bersama seluruh tenaga kesehatan tetap bersiaga agar ke depan tidak terjadi lonjakan kasus,” ujar Ati.

Masyarakat diminta mengurangi aktivitas di luar ruangan. Jika harus keluar, gunakan masker untuk mengurangi paparan abu vulkanik.

Paparan abu dapat menyebabkan iritasi hidung dan tenggorokan, batuk, sesak napas, serta memperburuk kondisi penderita asma dan PPOK. Kelompok rentan seperti bayi, anak-anak, lansia, ibu hamil, penyandang disabilitas, dan penderita penyakit kronis perlu mendapat perhatian lebih.

Di rumah: • Tutup pintu, jendela, tempat air, dan makanan. • Basahi abu sebelum dibersihkan agar tidak beterbangan. • Pastikan obat rutin penderita penyakit kronis tersedia.

Dinkes Banten memastikan stok masker tersedia untuk warga terdampak, termasuk bantuan dari Pusat Krisis Kementerian Kesehatan.

Fasilitas kesehatan juga diminta memastikan ketersediaan obat, logistik, ambulans, oksigen, alat pemantauan pasien, dan perlindungan bagi tenaga kesehatan.

Tidak perlu panik, tetapi jangan abaikan paparan abu vulkanik. Lindungi diri dan keluarga, serta segera manfaatkan layanan kesehatan jika mengalami gangguan kesehatan.

Tetap ikuti informasi resmi mengenai Gunung Anak Krakatau dan kualitas udara di wilayah masing-masing.

#Banten #PemprovBanten #BantenSehat #GunungAnakKrakatau #AnakKrakatau


Share this Post