Kegiatan Monitoring & Evaluasi Program Hepatitis
Sumber Gambar :Serang, 27 Juli 2026 - Hay sobat sehat... Hepatitis merupakan penyakit yang sering luput dari perhatian, tapi berdampak besar pada kesehatan. Kenali jenis, gejala, dan pencegahannya agar kita bisa lebih waspada dan peduli.
Hepatitis B dan C merupakan jenis hepatitis terbanyak, menyebabkan lebih dari 90% kematian terkait hepatitis. Infeksi hepatitis kronis dapat menyebabkan masalah kesehatan serius, termasuk sirosis, kanker hati, dan gagal hati. Menurut perkiraan WHO, sekitar 325 juta orang di seluruh dunia hidup dengan hepatitis kronis, dan lebih dari 1,3 juta kematian terjadi setiap tahunnya karena komplikasi terkait hepatitis.
Hepatitis B dapat dicegah dengan vaksin yang aman, tersedia dan efektif dan pemberian antivirus (Tenofovir Disoproxil Fumarate) pada trimester ke 3 kehamilan.
Tidak ada vaksin untuk hepatitis C, namun penyakit ini dapat diobati dengan obat antivirus yang bertindak langsung (DAA) dapat menyembuhkan lebih dari 95% orang dengan infeksi hepatitis C
Upaya lain yang juga dilakukan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Banten mulai bulan Februari 2025 adalah Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) bagi seluruh masyarakat Indonesia berdasarkan siklus hidup yang dilakukan satu tahun sekali. Upaya PKG dalam rangka meningkatkan cakupan skrining hepatitis sesuai dengan faktor risiko yang dimiliki oleh masyarakat.
Skrining hepatitis B dan hepatitis C bisa dilakukan di semua puskesmas di wilayah Provinsi Banten. Untuk pengobatan hepatitis B pada ibu hamil bisa di laksanakan di puskesmas dan untuk pengobatan hepatitis C bisa di 6 layanan rujukan hepatitis C (RSUB, RSDP, RSU Balaraja, RSUD Kota Tangerang, RSUD Kota Tangerang Selatan dan RS Adji darmo)
#BantenSehatFaskinKita #ASNberakhlak