11 Bahaya Duduk Bersila Terlalu Lama


Aktifitas duduk bersila pada masyarakat indonesia merupakan salah satu posisi duduk yang dinilai cukup nyaman dan membuat siapapun menjadi lebih santai. Aktifitas duduk bersila dilakukan sebagai gaya hidup turun temurun di masyarakat misalnya ketika lesehan makan atau sedang bermusyawarah yang mengharuskan duduk di lantai tanpa kursi. Namun kebiasaan duduk bersila bisa menjadi aktivitas berbahaya jika dilakukan selama berjam jam.

Berikut ini bahaya duduk bersila terlalu lama :

1. Nyeri perut bagian bawah

Duduk bersila mengakibatkan penekanan pada bagian perut termasuk perut bagian bawah yang melipat dan mendapat tekanan dari berat badan bagian atas yang menyebabkan rasa tidak nyaman sampai menjalar kebagian ulu hati dimana kondisi tersebut dapat dialami wanita maupun pria.

2. Menyebabkan kaki panas dan kesemutan

Duduk bersila terlalu lama dapat menyumbat aliran darah disekitar kaki yang menyebabkaan area betis sampai jari jari kaki mengalami mati rasa, panas dan kesemutan yang apabila posisi duduk segera dirubah maka sensasi kesemutan akan segera menghilang dengan sendirinya.

3. Jari kaki kram dan nyeri

Duduk bersila terlalu lama dapat menghambat dan menghentikan aliran darah untuk sementara sehingga oksigen didalam darah ikut berhenti akibatnya otot jari kaki menjadi kram dan terasa nyeri. Otot jari jari kaki akan mengalami ketegangan dan mati rasa.

4. Merusak jaringan peredaran darah

Duduk bersila terlalu lama dapat menyebabkaan aliran darah dipembuluh vena jadi tersendat, Saraf saraf sekitar kaki akan mengerut dan berkumpul tanpa adanya darahyang berisi oksigen yang memadai disekitarnya, Akibatnya jaringan peredaran darah dan vena akan mengalami kerusakan dan kondisi ini dapat memicu munculnya varises .

5. Nyeri sendi lutut

Duduk bersila terlalu lama menghambat aliran darah diselitar saraf saraf disekitar sendi lutut dan meningkatkan tekanan pada pembuluh darah yang ada dibagian bawah lutut yang akhirnya dapat menyebabkan nyeri lutut yang berkesinambungan.

6. Menyebabkan perubahan bentuk kaki

Kebiasaan duduk bersila yang terlalu lama tidak baik bagi tulang anak anak yang masih dalam masa pertumbuhan, Karena massa tulang mereka masih muda dan mudah untuk berubah bentuk, Duduk bersila mampu memblokir kelanncaran aliran darah yang seharusnya saangat diperlukan anak anak untuk pertumbuhan tulangnya, Jika ada pengahmbtana maka akan terhambat pula perkembangan tulangnya dan mudah mengalai pembengkokan misalnya kaki menjadi berubah seperti huruf O, X atau W

7. Menyebabkan perubahan tulang belakang

Kebiasaan duduk bersila selama berjam jam dapat menyebabkan nyeri padaa tulang belakang yang menuju kearah pinggul. pergeseran tulang pinggul yang tidak kita sadari dapat menyebabkan seseorang terlihat tidak simetris ketika sedang berjalan. Pergeseran pinggul awalnya hanya ditandai dengan rasa pegal pegal dan nyeri yang mudah hilang.

8. Menyebabkan perubahan postur tubuh

Duduk bersila ang terlalu lama dan selalu dilakukan selama bertahun tahun mampu merubah struktut tulang tubuh bagian atas karena ketika duduk tubuh bagian atas akan lebih berat yang menyebabkan tulang punggung akan bekerja keras untuk tetap menopangnya dengan baik, Ketika rasa lelah menyerang banyak orang yang menjadi bungkuk ketika duduk karena kondisi itu dirasakan lebih nyaman, Akibatnya posisi tersebut dapat merubah postur seseorang menjadi bungkuk dan bahkan terlihat lebih pendek.

9. Menyebabkan darah tinggi

Duduk bersila yang terlalu berlebihan (lama) dapat menyebabkan rasa tidak nyaman pada tubuh, Mengganggu peredaran darah dan mempercepat peningkatan tekanan darah pada orang orang yang memilki darah tinggi atau hipertensi. Reaksi psikologis yang tidak stabil karena kelelahan akibat duduk bersila dapat memicu seseorang menderita darah tinggi.

10. Mengganggu pencernaan

Duduk bersila cenderung menyebabkan lambung dan organ pencernaan menjadi mendapat penekanan dari bagian atas tubuh yang menyebabkan peredaran darah disekitarnya menjadi tidak lancar. Pencernaan akan terganggu karena penekanan itu yang akhinya dapat memicu naiknya asam lambung dan rasa mual yang pada sebagian orang menyebabkan berkeringat, Stres dan timbul muntah muntah.

11. Menyebabkan sakit pinggang

Duduk bersila terlalu lama tanpa merubah posisi secara berkala dapat menyebabkan rasa nyeri dan pegal pada pinggang. Nyeri pada pinggang dapat sembuh dengan sendirinya sesaat setelah and melakuakn peregangan berupa menjulurkan kediua kaki secara bersamaan kearah depan.

 

Tips mengatasi agar tubuh tetap nyaman ketika duduk bersila (menyilangkan kaki)

1. Ubahah posisi duduk segera jika tiba tiba anda merasakan tubuh kelelahan,  Ulu hati tidak enak, Tubuh mulai berkeringat dan kesemutan pada jari jari kaki

2. Sesekali rentangkan kaki menjulur secara bersamaan kearah depan, Biarkan beberapa saat  sampai tubuh kembali terasa nyaman, kemudian anda bisa bersila kembali

3. Sesekali ubahlah posisi kedua kaki yaitu angkatlan perlahan lalu rapatkan kedua kaki hingga  sejajar hingga membentuk seperti piramid. Biarkan beberapa menit agar peredaran darah kembali lancar, Setelah itu anda bisa duduk bersila kembali

4. Jika sedang berada pada situasi yang mendesak misalnya anda berada disebuah tempat musyawarah, Maka sempatkanlah anda untuk pergi keluar sejenak, Buatlah peregangan sebentar dengan berjalan jalan perlahan kemudian anda bisa kembali duduk bersila.

5. Sebelum duduk bersila oleskan minyak atau krim yang diformulasikan untuk melegakan otot kaki dan mengendurkan otot kaku kemudian berilah pijatan perlahan selama beberapa menit, Agar kaki tidak cepat merasa kelelahan dan tidak menjadi penyebab kaki sering kesemutan saat duduk bersila. Jangan lupa selama duduk seringlah minum air putih agar stamina tubuh tetap terjaga, karena ketika duduk bersila jika tubuh kekurangan cairan kondisi tersebut dapat mempercepat seseorang terserang dehidrasi, Pegal pegal tubuh dan stres. Penyebab kaki sering kesemutan saat duduk bersila.

(https://halosehat.com/gaya-hidup/kebiasaan-buruk/bahaya-duduk-bersila)


Twitter


Facebook


Tentang Kami


Statistik Kunjungan


Kritik dan Saran