DINAS KESEHATAN MELAKUKAN PENGUKURAN KEBUGARAN BAGI ASN PROVINSI BANTEN


Dinas Kesehatan Provinsi Banten melakukan mengukuran kebugaran bagi ASN di Provinsi Banten pada hari Jum’at tanggal 15 Februari 2019 di Gedung Aspirasi, KP3B, Provinsi Banten. Kebugaran jasmani adalah kesanggupan tubuh untuk melakukan aktivitas tanpa mengalami kelelahan yang berarti dan masih memiliki cadangan tenaga untuk melakukan kegiatan yang lain. Seseorang dikatakan memiliki kebugaran jasmani tidak hanya dikatakan dalam kondisi sehat yaitu terbebas dari segala penyakit namun harus dalam kondisi bugar. Sehingga dengan kondisi tersebut diharapkan dapat meningkat produktivitas kerja.

Koordinator kegiatan kebugaran jasmani bagi ASN adalah Seksi Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Kerja dan Olahraga, Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinkes Provinsi Banten dengan tugas fungsi pokoknya melaksanakan penyiapan perumusan dan pelaksanaan kebijakan, penyusunan norma, standar, prosedur, dan kriteria dan pemberian bimbingan teknis dan supervisi, serta pemantauan, evaluasi, dan pelaporan di bidang kesehatan lingkungan, kesehatan kerja dan kesehatan olahraga.  Implementasi tugas fungsi pokok di bidang kesehatan olahraga adalah dengan melakukan tes kebugaran jasmani yaitu kegiatan yang dilakukan oleh seseorang dengan tujuan mengukur sejauh mana kemampuan kebugaran jasmaninya dan mengetahui tingkat kebugaran jasmani nya.

Test kebugaran jasmani meliputi :

Hubungan Waktu Tempuh – VO2Max

Tabel diatas menjelaskan waktu tempuh dan VO2max yaitu volume maksimal O2 yang diproses manusia pada saat melakukan kegiatan yang intensif yang dinyatakan dalam milliliter/kg berat badan/menit.

Contoh, A Laki-laki (35 Tahun) melakukan jalan 1,6Km dalam waktu tempuh 10’15” maka VO2max adalah 35 ml/kg/menit. Setelah itu dilihat pada table klasifikasi rockport tes berdasarkan jenis kelamin, umur (35 Tahun) dan VO2max (35 ml/kg/menit) diperoleh tingkat kebugaran CUKUP

Kegiatan lain yang dilakukan adalah kegiatan senam bersama dan pemeriksaan PTM yaitu pemeriksaan gula darah, asam urat, kolesterol.

Tujuan Kegiatan Pemeriksaan Kebugaran Jasmani adalah :

  1. Hasilnya bisa digunakan sebagai acuan seseorang untuk meningkatkan kebugaran jasmani nya.
  2. Berguna untuk menilai kemampuan fisik seseorang.
  3. Untuk mengukur kemampuan seseorang dalam jasmani nya.
  4. Untuk mengetahui sejauh mana kondisi atau perkembangan kebugaran jasmani seseorang tersebut.
  5. Bahan untuk memberikan bimbingan dalam meningkatkan kebugaran jasmani

Twitter


Facebook


Tentang Kami


Statistik Kunjungan


Kritik dan Saran