Pembangunan Berjalan Sesuai Rencana dan Target


Gubernur Banten, Dr. H. Wahidin Halim memastikan, rencana dan target pembangunan Provinsi Banten sesuai dengan yang diharapkan.  Demikian disampaikan Gubernur dalam acara Pengajian Ulama dan Umaro Se-Provinsi Banten, di Masjid Baitul Muttaqin Kampung Talaga, Kecamatan Kibin,  Kabupaten Serang, 13 September 2018, yang diselenggarakan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Banten. Pengajian tersebut diselenggarakan dalam rangka menjaga Ukhuwah Islamyah menjelang Pemillihan Umum (Pemilu) 2019. Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua MUI Provinsi Banten, unsur Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (FKPD) Provinsi Banten, unsur pemerintahan kabupaten/kota se-Provinsi Banten, dan tokoh ulama se-Provinsi Banten.

Saat itu, Gubernur menyatakan, komitmen gubernur sepenuhnya didekasikan untuk kepentingan dan kemakmuran masyarakat Banten seutuhnya. Sehubungan dengan hal tersebut, Gubernur mengajak seluruh komponen masyarakat bersam-sama dalam melaksanakan pembangunan di Banten.

Selain itu, dalam sambutannya, Gubernur mengajak semua pihak menyukuri atas nikmat aman serta kondusifnya Provinsi Banten. “Karena seperti yang kita ketahui bersama di belahan bumi ataupun daerah lain, sedang terjadi krisis kemanusiaan serta bencana alam yang cukup memprihatinkan. Oleh karena itu, kita sebagai masyarakat Banten sepatutnya bersyukur,” tanda Gubernur.

Selanjutnya Gubernur mengutif salah atu firman Allah WT.  "Bersyukurlah maka nikmatmu akan bertambah" ujarnya. Gubernur mengaskan, hal tersebut sesuai firman Allah SWT Q.S Inbrahim ayat 7, yaitu : “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmatKu) maka sesungguhnya azab Ku sangat pedih.”

Gubernur menegaskan sebagai Umaro, dirinya harus takzim, taat dan dekat dengan ulama. Sehingga, silaturrahmi tersebut,  yang terjaga antara ulama dan umara.  Menurutnya, silaturahmi yang berlanjut akan membawa keberkahan umat dan negara. Ulama yang istiqomah dan Umara yang amanah, bekerja sama dalam fungsi masing masing. Fatwa dan nasehat ulama didengar dan dilaksanakan umara dengan baik, umara pun membuka jalan dakwah ulama. “Inilah hubungan yang penuh keberkahan,” kata Gubernur.

Sementara itu, Ketua DKM Masjid Baitul Muttaqin, Sutisna mengapresiasi kehadiran Gubernur dalam silaturahmi tersebut.

 Pada kesempatan yang sama Gubernur Banten Wahidin Halim mengajak seluruh kalangan masyarakat untuk selalu bijak dalam menggunakan media sosial (medsos). Hal ini guna menghindari dampak negatif yang dapat ditimbulkan.

 

“Lebih mudah orang menggunakan media sosial untuk menghantam seseorang, untuk menghina seseorang. Medsos dijadikan untuk melapiaskan ketidaksenangan dia kepada seseorang ,” kata Gubernur.

 Dampak negatif medsos yang dimaksudkan adalah mudahnya penyebaran informasi hoaks yang bertujuan memecah belah persatuan dan kesatuan. Informasi hoaks yang demikian rentan memicu konflik di kalangan masyarakat.

 Dalam pembangunan sektor keagamaan, keberhasilannya sudah diakui pihak lain. Sebagai informasi, beberapa waktu lalu, Gubernur Banten mendapatkan penghargaan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) sebagai Kepala Daerah Pendukung  Kebangkitan Zakat Pemerintah provinsi dan kabupaten/kota kategori Pendukung Kebangkitan Zakat 2018 dinilai berdasarkan kepatuhan pada UU, alokasi anggaran rutin untuk BAZNAS dalam persentase terhadap belanja APBD, penyediaan kantor BAZNAS dan sarana pendukung lainnya, frekuensi keterlibatan kepala daerah pada kegiatan BAZNAS tahun 2017.

 

 


Twitter


Facebook


Tentang Kami


Statistik Kunjungan


Kritik dan Saran