Cara Mengobati Salah Urat Secara Alami


Salah urat bisa menimpa siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang yang sudah lanjut usia. Gangguan salah urat biasanya disebabkan oleh kondisi terkilir atau keseleo. Hal ini biasanya menimbulkan rasa tidak nyaman atau sakit yang membuat aktivitas atau kegiatan seseorang terhenti. Oleh karena itu, perlu diketahui cara mengobati salah urat agar tidak semakin mengganggu.

Tingkat keparahan salah urat cukup beragam, dari kaku hingga nyeri berat dan tajam. Perawatan rumahan biasanya mampu meredakan salah urat ringan, namum salah urat berat atau nyeri kronis mungkin harus ditangani secara medis. Berikut adalah beberapa cara mengobati salah urat yang bisa digunakan.

 

PENYEBAB TERKILIR

Terkilir diakibatkan oleh berbagai penyebab, antara lain karena:

1.  Jatuh / terpeleset ( merupakan penyebab yang paling sering terjadi)

2.  Memaksakan mengangkat beban (sering terjadi pada pekerja dan seringkali tidak disadari sebagai penyebab terjadinya sakit pinggang)

3.  Bekerja dengan posisi tubuh yang tidak berubah ( bekerja menggunakan komputer secara terus menerus biasanya menyebabkan  gangguan nyeri pada pundak, 

     tulang belakang, leher maupun mata atau kombinasi dari rasa nyeri pada beberapa tempat tersebut)

4.  Bangun tidur. ( Jika dikepala sering disebut dengan salah bantal, sedangkan yang terjadi pada yang telah berumur rasa sakit saat bangun tidur dirasakan disekitar         leher, bahu tangan, pundak, pinggang, lutut maupun tumit ). Rasa sakit ini dalam pengamatan saya disebabkan oleh tersumbatnya aliran darah sehingga pembuluh       darah membengkak dan menjepit syaraf sehingga menimbulkan rasa sakit. Setelah beberapa saat biasanya rasa sakit akan berkurang karena aliran darah menjadi       lebih lancar akibat gerakan yang kita lakukan. Dalam beberapa kasus, rasa sakit dapat berlangsung beberapa hari atau bahkan dapat permanen sehingga sangat           mengganggu aktifitas. Penyumbatan pada pembuluh darah dalam hal ini seringkali disebabkan oleh bergesernya tendon oleh sebab yang tidak kita sadari, seperti         misalnya membunyikan sendi manapun saat merasa pegal,

 

Dari penyebab tersebut, dapat disimpulkan bahwa seseorang dapat terkilir karena melakukan gerakkan yang sangat cepat akibat reflek jatuh dan terbentur,  memaksakan mengangkat beban diluar batas kemampuan dan kekejangan tendon akibat posisi tetap dalam jangka waktu lama.

Saat seseorang mengalami cedera, rasa sakit yang ditimbulkan akibat terkilir ringan sering kali berangsur-angsur hilang dengan sendiri, sehingga kejadian tersebut terlupakan , dan dianggap telah sembuh.

Sedangkan untuk rasa sakit akibat terkilir berat dapat berlangsung dalam jangka waktu lama, penderita akan berusaha mencari kesembuhan dengan melakukan pemijatan yang dilakukan sendiri maupun oleh tukang urut, dan bahkan setelah kesembuhan tidak diperoleh, maka penderita mulai mencari dokter spesialis seperti syaraf, orthopedi, rehabilitasi medik dan lainnya yang mungkin  dapat memberikan kesembuhan.

 

PENYEBAB TIMBULNYA RASA SAKIT AKIBAT TERKILIR

Rasa sakit pada terkilir, sebenarnya diakibatkan oleh terjepit / tertekannya syaraf  akibat bergesernya otot / urat (tendon).

Jika tendon langsung menjepit syaraf, maka pada lokasi sakit tidak membengkak, sedangkan jika tendon menjepit pembuluh darah maka menyebabkan pembengkakan disekitar lokasi yang terasa sakit. Pembengkakan juga dapat diakibatkan oleh pecahnya pembuluh darah akibat benturan, sehingga darah menyebar yang ditandai oleh membirunya kulit. Pembengkakan inilah yang menjepit syaraf sehingga timbul rasa sakit.

Jika rasa sakit terkilir hanya disebabkan pecahnya pembuluh darah, maka setelah darah yang keluar dari pembuluh diserap kembali oleh tubuh sehingga kempis dan jepitan ke syaraf berangsur menghilang, maka rasa sakit juga berangsur menghilang sehingga penderita menyatakan dirinya telah sembuh dengan sendirinya.

Jika terjadi kombinasi antara terjepitnya pembuluh darah dan pecahnya pembuluh darah, maka rasa sakit akibat terkilir tidak hilang walau warna kulit telah pulih kembali, dengan pembengkakan tetap terjadi. Dengan berjalannya waktu, tubuh manusia beradaptasi dengan mengalihkan aliran darah pada pembuluh yang terjepit melalui pembuluh lain, sehingga pembengkakan berangsur menghilang ( sekitar 1 sampai 6 bulan) sehingga rasa sakit juga menghilang yang berarti penderita sembuh. Pada beberapa kasus beralihnya aliran darah ini, menyebabkan kesembuhan semu, karena tendon masih belum menurun fungsi fisiologi-nya (terdegradasi / melemah). Melemahnya suatu tendon, dapat berakibat bergesernya tendon lain sehingga rasa sakit dapat muncul kembali setelah berselang beberapa  waktu bahkan sampai puluhan tahun kemudian, sedangkan penyebabnya telah dilupakan. Pada kasus ini, seringkali tidak disertai dengan pembengkakan dan yang dapat disembuhkan biasanya hanya rasa sakit saja dengan menhilangkan jepitan pada syaraf yang diakibatkan oleh jepitan dari tendon, sedangkan kekuatan tendon yang melemah seringkali tidak dapat dipulihkan.

Sedangkan rasa sakit akibat tendon menjepit syaraf secara langsung, dapat dicirikan dengan tidak terjadi pembengkakan dan sering kali hanya muncul pada posisi tubuh tertentu atau saat melakukan gerakkan tertentu dalam beraktifitas. Rasa sakit ini sangat mengganggu aktifitas seseorang, sehingga seseorang harus menghindari beraktifitas. Jika terpaksa melakukan maka secara tidak sadar akan menggunakan tendon lain untuk melakukan aktifitas ini, sehingga tendon lain yang seharusnya tidak terbebani menjadi kejang yang dapat menjepit syaraf lain sehingga rasa sakit akibat terkilir berpindah ditempat yang ke 2 yaitu di syaraf yang baru terjepit.  Jika aktifitas terus dilakukan maka rasa sakit dapat berpindah ke tempat ke 3 dan seterusnya sampai yang bersangkutan tidak dapat beraktifitas lagi.

 

1. Pijat


Cara mengobati salah urat yang pertama adalah dengan pijat. Terkesan tradisional memang atau bahkan sebagian orang berpikir, pijat akan memperparah keadaan. Faktanya, dengan metode pemijatan yang benar, pijat dapat membatu otot anda lebih rileks dan menjadi solusi efektif untuk mengatasi salah urat.
 

2. Kompres air es


Air es dapat menjadi obat untuk mengatasi salah urat. Pada bagian yang salah urat akan terjadi bengkak dan menggunakan air es dapat mengurangi pembengkakan. Rasa dingin pada air es dapat mengalihkan rasa sakit karena dapat menghilangkan nyeri pada bagian yang bermaslah.
 

3. Balurkan param


Param merupakan ramuan rempah yang dikombinasikan untuk mengobati berbagai macam jenis penyakit, seperti linu, pegal ataupun salah urat urat. Dengan membalurkan param pada bagian yang salah urat, darah akan menjadi lancar. Selain itu, rasa hangat karena kandungan rempah pada param dapat meredakan nyeri pada urat.
 

4. Lumuri parutan jahe


Jahe sudah dikenal ampuh untuk mengatasi berbagai jenis penyakit. Tidak hanya seduhan jahe yang bisa manjur untuk mengobati sakit, tetapi parutan jahe yang diaplikasikan langsung pada kulit juga dapat memberi manfaat pengobatan. Kandungan gliserol pada jahe yang membuat kulit terasa hangat bermanfaat untuk melanjarkan peredaran darah. Selain itu, juga dapat mengurangi bengkak yang disebabkan salah urat.
 

5. Menggunakan krim khusus


Berbagai jenis krim khusus yang mampu meredakan nyeri pada urat dapat dengan mudah kita temui di apotek ataupun toko swalayan. Krim ini dapat dijadikan pilihan pengobatan praktis sebagai salah satu cara mengobati salah urat. Krim ini biasanya terasa hangat pada kulit sehingga dapat merilekskan otot yang tegang.

6. Basuh dengan air arang


Mungkin selama ini anda melihat arang hanya digunakan sebagai bahan bakar. Faktanya, arang juga bermanfaat untuk pengobatan. Gunakan arang yang masih menjadi bara untuk direndam ke dalam air. Air tersebutlah yang dapat dijadikan kompres obat salah urat. Ini terkait dengan karbon aktifpada arang yang dapat mengatasi masalah urat.
 

7. Seledri dan garam


Campuran seledri dan garam juga dapat anda manfaatkan untuk mengobati salah urat. Caranya cukup mudah, anda cukup menghaluskan seledri. Lalu, campurkan garam di dalamnya. Selanjutnya, anda dapat menggunakan kombinasi kedua bahan tersebut pada bagian yang sakit.
 

8. Balut kain berisi parutan kencur


Seperti jahe, kencur merupakan bumbu dapur yang memiliki kandungan penghangat alami. Penghangat ini dapat digunaklan untuk melemaskan otot, sehingga efektif untuk mengobati salah urat. Anda dapat mencuci bersih kencur lalu memarutnya. Lalu, gunakan kain untuk membungkus kencur. Setelahnya balutkan kain berisi arutan kencur pada bagian yang mengalami salah urat.
 

9. Bawang putih


Bawang putih mungkin dapat menjadi pilihan yang paling sederhana  untuk mengatasi masalah salah urat. Sifat anti-peradangan yang dimiliki bawang putih dapat menjadikan otot rileks dan membantu mengatasi bengkak karena salah urat. Caranya cukup mudah, yakni dengan menghaluskan siung bawang putih, lalu mengoleskannya pada urat yang bermasalah.
 

10. Kunyit dan air lemon


Gabungan antara kunyit dan air lemon dapat anda andalkan guna mengatasi salah urat. Kunyit memiliki sifat anti-peradangan yang baik untuk mengatasi bengkak. Ditambah lagi, kandungan vitamin C yang tinggi pada lemon baik untuk memperkuat jaringan tubuh.

Salah urat memang sangat mengganggu, selain rasa sakit pada bagaian tubuh tertentu, pergerakanpun menjadi terbatas. Selain sepuluh hal yang terlah dipaparkan diatas, untuk anda yang mencari cara mengobati salah urat, metode dan ramuan di bawah ini dapat anda coba untuk mengatasi  rasa sakit tersebut.


11. Metode RICE

RICE adalah singkatan dari Rest (Istirahat), Ice (Es/dingin), Compression (Kompresi/tekanan) dan Elevation (Elevasi/Pengangkatan). Masyarakat, khususnya yang berkecimpung dalam dunia Olahraga, sebaiknya memiliki pengetahuan yang baik akan metode ini. Cedera olahraga dapat diminimalisir dan dicegah sebaik-baiknya jika metode ini dapat diterapkan secepatnya ketika terjadi cedera akibat olahraga.

Berikut adalah penjelasan tentang metode R.I.C.E. :

 

1.   Rest. Tindakan ini dilakukan dengan cara mengistirahatkan orang yang  mengalami cedera dan melindungi bagian otot atau sendi yang mengalami cedera.              Jika bagian tersebut terasa sakit saat menahan beban, maka gunakanlah penopang. Jika bagian tersebut terasa sakit ketika digerakkan, maka lindungilah                dengan menggunakan splint (spalek).


 

2.   Ice. Tindakan ini artinya memberikan suhu dingin pada bagian yang mengalami cedera, bisa menggunakan Es batu atau sesuatu yang menghasilkan suhu              dingin. Pendinginan dapat mengurangi pembengkakan dan rasa sakit pada bagian tersebut. Langkah ini sebaiknya dilakukan sesegera mungkin. Tempelkan            kain dingin yang telah terdapat Es didalamnya atau Cool Pack pada bagian cedera. Berilah jeda waktu selama 5-10 detik antara ditempelkan pada bagian yang        cedera dan diangkat, lakukan secara terus menerus selama 20 menit. Metode ini dilakukan selama tiga kali pada 24 jam pertama.


 

3.  Compression. Tindakan ini artinya kompresi atau penekanan pada daerah yang mengalami cedera dengan menggunakan perban khusus (ace bandage).               Kompresi berfungsi mengurangi pembengkakan di sekitar daerah yang mengalami cedera. Dalam melakukan balutan pada daerah yang mengalami cedera,             harus dipastikan bahwa perban tidak terlalu ketat karena dapat menimbulkan mati rasa atau bahkan menambah rasa sakit.


 

4.  Elevation. Tindakan ini dilakukan dengan memposisikan bagian yang cedera menjadi lebih tinggi dari jantung, terutama saat berbaring. Misalnya jika bagian             yang mengalami cedera adalah pergelangan kaki, maka upayakan pasien dalam posisi tidur kemudian pergelangan kaki ditopang sehinga posisinya lebih tingi        dari jantung.

 

Metode RICE sebaiknya diterapkan pada penderita selama 48 hingga 72 jam pasca cedera. Penderita juga sebaiknya menghindari pemijatan atau urut sebelum diketahui secara pasti cedera apa yang dialaminya. Baru setelah menjalani metode ini (RICE), pasien boleh mendapatkan terapi lanjutan seperti fisioterapi, terapi panas atau pemijatan. Pemijatan atau urut yang tidak sesuai dengan prosedur dikhawatirkan akan memperparah cedera, terutama cedera-cedera yang terdapat kerusakan jaringan seperti otot sobek, ligamen putus atau bahkan perdarahan di dalam.

 

12.   Menggunakan metode transcutaneous electrical nerve stimulation

Transcutaneous electrical nerve stimulation (TENS) adalah salah satu intervensi yang bisa dilakukan oleh perawat dimana terapi menggunakan voltase listrik yang rendah untuk mengurangi nyeri. TENS mengubah mekanisme nyeri dan melepaskan hormon endorphin untuk mengurangi nyeri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian TENS terhadap perubahan intensitas nyeri pada pasien paska bedah urologi di ruang Rawat Inap Marwah RS Haji Surabaya. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah quasi eksperimen.


13. Mengkonsumsi non-steroidal anti inflamasi dan acetaminophen

Obat antiinflamasi (anti radang) non steroid, atau yang lebih dikenal dengan sebutan NSAID (Non Steroidal Anti-inflammatory Drugs) adalah suatu golongan obat yang memiliki khasiat analgesic (pereda nyeri), Antipiretik (penurun panas), dan antiinflamasi (anti radang). Istilah “non steroid” digunakan untuk membedakan jenis obat obatan ini dengan steroid, yang juga memiliki khasiat serupa. NSAID bukan tergolong obat obatan  jenis narkotika.

Parcetamol atau acetaminophen adalah obat yang paling banyak dikonsumsi oleh orang selain dengan obat Amoxcillin. Ketika ada orang menderita demam paracetamol adalah obat yang akan dicari pertama kali untuk bisa menurunkan panas.

 

 

14. Bunga mawar dan daun dewa

Bunga mawar dan daun dewa dapat direbus secara bersamaan dan airnya bisa disaring kemudian diminum. Air rebusan dua bahan herbal tersebut mampu menyembuhkan keluhan salah urat seperti nyeri , Muncul pembengkakan dan sulit untuk digerakan. Ramuan manjur ini harus konsisten dikonsumsi secara teratur yaitu dua kali sehari atau sampai salah urat sembuh.


15. Daun gandarusa dan temu putih

Daun gandarusa dan temu putih dapat dihancurkan terlebih dahulu kemudian ambil sarinya dan oleskan pada tubuh yang mengalami salah urat misalnya pergelangan tangan, Kaki atau bagian leher. Kedua bahan herbal ini dapat menghangaykan, Menenagkan urat yang sedang tegang, Kaku dan cedera secara bertahap. Rajinlah memngoleskannya pada bagian tubuh yang sakit dan agar proses penyembuhanya lebih cepat rebuslah daun gandarusa lalu saring airnya kemudian minumlah setiap hari satu kali.


16. Daun sirih, daun pare dan daun cabai

Haluskan daun sirih, Daun pare dan daun cabai hingga benar benar halus. Balurkan pada bagian tubuh yang sakit dan kram akibat serangan salah urat . Ketiga daun mujarab ini mampu menghilangkan rasa nyeri, Mengempiskan pembengkakan dan mengembalikan posisi urat kembali normal akibat gerakan yang berlebihan akibat aktivitas sehari hari.


17. Minyak rosemary dan minyak kayu putih

Gabungan antara minyak rosemari dan kayu putih dapat meregangangkan otot serta urat yang kaku dan nyeri akibat gerakan tubuh yang mendadak ketika sedang beraktivitas. Urat yang terkilir dapat segera sembuh jika rajin mengoleskan minyak tersebut pada pagi dan malam sebelum tidur.

 

18. Kompres air jahe hangat


Mengompres dengan air jahe hangat pada area tubuh yang mengalami bengkak dan nyeri akibat salah urat dapat menghangatkan dan memberikan efek menenangkan bagi urat yang sedang mengalami cedera.


Demikian ulasan mengenai cara mengobati salah urat. Semoga pengobatan  medis dan tradisional yang telah disebutkan di atas dapat menjadi solusi bagi anda yang sedang mengalami penyakit salah urat. Tetap sehat dengan memberi penanganan yang tepat untuk masalah kesehatan anda. 

 

 

http://malangsportclinic.com/?prm=article&cat=1&id=37

http://www.list.co.id/2017/07/Cara-Mengobati-Salah-Urat.html

https://pulauherbal.com/jurnal/1966-paracetamol-acetaminophen.html

https://hatanta.wordpress.com/2010/11/14/obat-antiinflamasi-non-steroid/

https://halosehat.com/penyakit/keseleo/cara-mengobati-salah-urat


Twitter


Facebook


Tentang Kami


Statistik Kunjungan


Kritik dan Saran