BANTEN KEMBALI RAIH ANUGERAH K-3


JAKARTA – Pembinaan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten terhadap peningkatan kesadaran perusahaan untuk meningkatkan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) mendapat apresiasi Pemerintah Pusat.


Tahun 2014 ini, Pemprov Banten kembali menerima Anugerah K3 dari Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) Republik Indonesia. Anugerah tersebut diberikan langsung Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Menakertrans) Republik Indonesia-Muhaimin Iskandar kepada Plt.Gubernur Banten-H.Rano Karno, Senin malam (26/5/2014), di Hotel Bidakara Jakarta.

Selain Provinsi Banten, terdapat 14 provinsi lain yang mendapatkan anugerah pembinan K3 terbaik di Indonesia, yaitu Jawa Timur, Sumatera Utara, Kalimantan Timur, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, Lampung, Bali, DI Yogyakarta, Jambi, Sulawesi Selatan, dan Nangroe Aceh Darussalam.

Menakertrans dalam sambutannya menyampaikan bahwa penghargaan tersebut diberikan untuk menjadi motivasi perusahaan untuk terus menerapkan K3 di lingkungan usahanya. Karena penerapan K3 dapat memperbaiki kesejahteraan tenaga kerja sehingga meningkatkan daya saing perusahaan secara nasional dan global.

“Semoga pelaksanaan penerapan K3 jadi tanggung jawab kita bersama dengan semangat kebersamaan, sinergi, saling menopang dalam mengatasi kecelakaan dan penyakit di dunia usaha” tandasnya. Menurutnya, pelaksanaan K3 merupakan kegiatan lintas sektoral, tidak hanya tanggung jawab pemerintah, tapi juga semua pihak termasuk masyarakat umum.

Plt.Gubernur Banten pada kesempatan tersebut memanjatkan syukur dan mengucapkan rasa terima kasih kepada Pemerintah Pusat yang telah memberikan penghargaan K3 kepada Pemprov Banten.

“Penghargaan ini, kesuksesan seluruh masyarakat Provinsi Banten. Semua yang kita lakukan adalah untuk Banten” katanya.

Menurutnya penghargaan tersebut harus menjadi pemicu bagi dirinya, jajaran Pemprov Banten beserta seluruh komponen masyarakat Provinsi Banten untuk bekerja lebih keras lagi. Pemprov Banten akan terus menggalakan dan melakukan pembinaan kepada perusahaan untuk meningkatkan kesadaran terhadap Kesehatan dan Kecelakaan Kerja. “Dan, upaya membutuhkan dukungan seluruh komponen masyarakat Banten” tandasnya.

Untuk meningkatkan kesadaran terhadap K3 tahun 2014, Pemprov Banten sudah menetapkan strategi pengawasan ketenagakerjaan, seperti penguatan kelembagaan dengan mempromosikan pentingnya pengawasan ketenagakerjaan khususnya kepada para pemangku kebijakan; menambah Pegawai Pengawas Ketenagakerjaan baik Pengawas Umum maupun Pengawas Spesialis; mengoptimalkan Pegawai Pengawas Ketenagakerjaan; membentuk DPD-APKI (Dewan Pimpinan Daerah-Asosiasi Pengawas Ketenagakerjaan Indonesia) Provinsi Banten; membentuk lembaga/asosiasi teknis Pengawasan Ketenagakerjaan di wilayah Provinsi Banten; pengawasan terpadu Provinsi dan Kabupaten/Kota; serta meningkatkan koordinasi yang intensif antar pegawai pengawas ketenagakerjaan.

Adapun program yang akan dilaksanakan pada tahun 2014 adalah program kelembagaan, hubungan industrial dan perlindungan tenaga kerja. Program ini meliputi kegiatan pengawasan norma kerja. Peningkatan pengawasan norma K3 dan peningkatan pengawasan perlindungan tenaga kerja perempuan dan anak.

Terdapat 1.628 perusahaan di Indonesia yang meraih penghargaan ini. Penganugerahan tersebut meliputi penghargaan kecelakaan nihil, penghargaan Sistem Manajemen K3 (SMK3), penghargaan program pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di tempat kerja serta pembina K3. Penghargaan kecelakaan nihil tahun ini diberikan kepada 1.223 perusahaan, penghargaan SMK3 diberikan kepada 405 perusahaan, penghargaan program pencegahan HIV/AIDS di tempat kerja diberikan kepada 54 perusahaan, serta tiga pemeduli, dan satu bupati.

Pemprov Banten memperoleh penghargaan K3 pada tahun 2014 karena ada 99 perusahaan di Banten mendapat penghargaan K3 dari Kemenakertrans pada 2013 dari sekitar 11.026 perusahaan di Banten. Jumlah tersebut lebih banyak dibandingkan perusahaan yang mendapat penghargaan tahun 2013 sebanyak 73 perushaan, dan tahun 2012 sebanyak 60 perusahaan. “Kami terus berupaya tahun-tahun berikutnya jumlah perusahaan yang mendapat penghargaan meningkat dari tahun ini” kata Plt. Gubenur Banten.

Anugerah K3 dari Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi kepada Pemprov Banten sudah diterima selama 4 (empat) tahun berturut-turut sejak tahun 2011. Selain Gubernur Banten, Anugerah Pembina K3 tingkat kabupaten/kota diraih Pemerintah Kota Cilegon. Anugerah tersebut diberikan langsung oleh Menakertrans kepada Wakil Walikota Cilegon-H.Edi Aryadi. “Alhamdulillah, perusahaan penerima Anugerah K3 di Kota Cilegon setiap tahun mengalami peningkatan” kata Wakil Walikota Cilegon.


Twitter


Facebook


Tentang Kami


Statistik Kunjungan


Kritik dan Saran