Menggalang Dukungan Pemerintah Melalui Advokasi Kesehatan Tradisional


Curug, 16 Juli 2019  Pertemuan Advokasi Kesehatan Tradisional yang berlangsung selama satu hari yang bertempat di aula BAPPEDA Provinsi Banten dengan dihadiri langsung oleh perwakilan masing-masing OPD di seluruh  Provinsi Banten. Pertemuan ini rutin dilaksanakan tiap tahun menindaklanjuti surat edaran gubernur Nomor 440/ 3586-Dinkes/17 tentang Pelestarian dan Pemanfaatan TOGA ( Taman Obat Keluarga) di wilayah lingkungan kerja masing-masing.

Pertemuan ini dimaksudkan untuk mensosialisasikan regulasi serta norma, standar, prosedur, Pengenalan Wadah dan Fungsi sentra P3T serta kriteria terkait Pelayanan Kesehatan Tradisional sehingga dapat diperoleh dukungan kebijakan maupun anggaran dari pemerintah daerah untuk pengembangan program tersebut.

Dalam sambutannya Sekretaris Daerah Provinsi Banten Dr. Al Muktabar, M.Sc hadir sebagai narasumber menyampaikan tentang Dukungan Pemerintah Provinsi banten dalam program pelayanan kesehatan tradisional agar terus dapat berjalan bersinergi dengan kabupaten / kota disertai dengan pembudidayaan bibit-bibit TOGA berkualitas dari para petani agar menghasilkan kualitas tanaman yang bermutu sehingga dapat mendukung pula program-program industri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) guna meningkatkan ekonomi rakyat. Dalam pertemuan ini hadir sebagai narasumber dari Kementerian Kesehatan RI yaitu Dr. dr. Ina Rosalina Dadan, SpA (K),M.Kes,MH.Kes selaku Direktur Pelayanan Kesehatan Tradisional menyampaikan beberapa kebijakan pelayanan kesehatan tradisional selain itu juga ada penyampaian materi dari In Ratri Ariani Dwi Kuchayani,SKM,M.Si selaku Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Tradisional Komplementer Berkelompok dari Kementerian kesehatan RI menyampaikan tentang  fasilitasi pembentukan griya sehat dilanjutkan dengan penyampaian dari Dr. Aliudin, MP selaku ketua Sentra P3T Provinsi banten  tentang peranan dan Fungsi Sentra P3T  dan beberapa hasil kegiatan Pengujian, penelitian dan penapisan yang telah dilakukan oleh Sentra P3T di Provinsi Banten.

Pertemuan ini dihadiri juga oleh ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah provinsi Banten Asep Rahmatullah, H,SM  turut mendukung terlaksananya dan berkembangnya program Kesehatan Tradisional diprovinsi banten.

Kegiatan ini ditutup oleh penyampaian dr. Ariani Sugiarti selaku Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan menginfokan bahwa RSUD Malingping akan dijadikan sebagai Hospital Tourism dengan menerapkan pelayanan kesehatan tradisional serta mengembangkannya Program Tersebut seperti akan ada Pelayanan SPA, Penanaman TOGA , Pelayanan Akupresur, Akupunktur dan lainnya. Selain itu juga dalam pemberian terapi obatnya pula akan ada 2 Jenis yaitu secara konvensial dan Tradisional. Kegiatan ini juga disertakan dengan minum jamu bersama di stand jamu yang dikelola oleh seksi kerjasama pelayanan kesehatan.    


Twitter


Facebook


Tentang Kami


Statistik Kunjungan


Kritik dan Saran