OPTIMALISASI PEMANFAATAN BUKU KIA


 

Curug - Buku KIA (Kesehatan Ibu dan Anak) mempunyai beberapa manfaat yaitu untuk mencapai derajat kesehatan yang optimal, memegang peranan penting sebagai alat pencatatan Kesehatan Ibu dan Anak di tingkat rumah tangga yang lengkap. Selanjutnya memuat keseluruhan kondisi dan status kesehatan pada kehamilan hingga anak berusia 6 tahun, sebagai bahan informasi dan pedoman penting bagi keluarga/ ibu, kader dan petugas kesehatan, serta untuk memelihara kesehatan ibu selama hamil sampai melahirkan, perawatan kesehatan yang memadai bagi bayi dan balita sehingga dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

“Masa balita merupakan periode emas pertumbuhan fisik, intelektual, mental dan emosional anak, dimana pemenuhan kebutuhan akan asah, asih dan asuh melalui pemenuhan aspek fisik hingga biologis (gizi, kebersihan, imunisasi, vitamin A dan pelayanan kesehatan yang bermutu), kasih sayang dan stimulasi yang memadai pada usia balita akan meningkatkan kelangsungan hidup anak dan mengoptimalkan kualitas anak sebagai generasi penerus Indonesia. Namun sebaliknya masa balita juga periode kritis di mana segala bentuk penyakit, kekurangan gizi, serta kekurangan kasih sayang maupun kekurangan stimulasi pada usia ini akan membawa dampak negatif yang menetap sampai masa dewasa bahkan sampai usia lanjut. Balita yang mengalami hambatan atau gangguan pertumbuhan dan perkembangan akan berdampak pada periode kehidupan selanjutnya”.
Demikian sambutan Kepala Bidang Kesmas, H.Ahmad Darajat, S.Pd, SKM.,MKM pada acara pembukaan kegiatan “Optimalisasi Pemanfaatan Buku KIA” yang diselenggarakan di 3 titik yaitu Dinkes Kab. Pandeglang(15 April 2019), Dinkes Kab. Lebak(18 April 2019) dan Dinkes Kab. Tangerang(24 April 2019), yang dihadiri oleh Kepala Seksi Program Kesga Gizi dan Pengelola Program Dinkes, Bidan Koordinator Puskesmas, Dinas Pendidikan, Bappeda, BPJS, TP.PKK, Institusi Pendidikan, RS Pemerintah serta peserta seminar lainnya yang berjumlah 50 orang. Materi pertemuan disampaikan oleh Kementerian Kesehatan RI terkait “Kebijakan Penggunaan Buku KIA di Sektor Kesehatan dan Non Kesehatan” serta “Pemanfaatan Penggunaan Buku KIA untuk Meningkatkan Kesehatan Ibu dan Anak”.

 

“Pemerintah melalui SK Menkes No 284/Menkes/SK/III/2004 menetapkan tentang buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) sebagai alat pencatatan pelayanan kesehatan ibu dan anak sejak ibu hamil, melahirkan dan selama nifas hingga bayi yang dilahirkan berusia 6 tahun, termasuk pelayanan KB, imunisasi, gizi dan tumbuh kembang anak” Jelas dr.Ni Made Diah, MKM selaku Kasubdit Kesehatan Balita dan Pra Sekolah Kemenkes RI.

 “Dengan pertemuan Optimalisasi Pemanfaatan Buku KIA bagi Lintas Program dan Lintas Sektor ini sangat mendukung dan menjadi salah satu starategi untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi serta meningkatkan kemapuan petugas kesehatan, pemangku kebijakan dan sektor lain diluar kesehatan dalam penggunaan buku KIA sebagai sarana penunjang kesehatan ibu dan anak di masyarakat dan diharapkan pada masa yang akan datang buku KIA dapat dijaga kesinambungan pemanfaatannya melalui dukungan dari berbagai organisasi profesi, masyarakat dan swasta.” Ujar Tiara Luthfie, SKM, MKM, Kepala Seksi Kesga dan Gizi, Dinkes Provinsi Banten.


Twitter


Facebook


Tentang Kami


Statistik Kunjungan


Kritik dan Saran