Tujuan dan Sasaran


TUJUAN

Tujuan  Pembangunan Jangka Menengah Dinas Kesehatan  adalah Terselenggaranya pembangunan kesehatan secara berhasil-guna dan berdaya-guna dalam rangka mencapai derajat kesehatan masyarakat banten yang  setinggi–tingginya

 

SASARAN

Sasaran Strategis Pembangunan Jangka Menengah Dinas Kesehatan  ( 2012 – 2017 ) adalah  sebagai berikut :

  1. Meningkatnya Status  Kesehatan dan Gizi masyarakat , dengan  :.
  1. Meningkatnya umur harapan hidup dari  66,1  tahun menjadi 69,1 tahun;
  2. Menurunnya angka kematian ibu melahirkan dari 165 menjadi 100 per 100.000 kelahiran hidup;
  3. Menurunnya angka kematian bayi dari 28,9 menjadi 25,7 per 1.000 kelahiran hidup;
  4. Menurunnya Prevalensi kekurangan gizi (terdiri dari gizi kurang dan gizi buruk) pada anak Balita menjadi tetap di bawah 15,0 %
  5. Persentase ibu bersalin yang ditolong oleh nakes terlatih (cakupan PN)  sebesar 92%;
  6. Persentase ibu hamil yang mendapat  pelayanan  antenatal ( Cakupan K4  ) sebesar 96,5 %;
  7. Persentase Fasilitasi Pelayanan Kesehatan  yang memenuhi  Standar  pelayanan  KB sebesar 90%;
  8. Cakupan kunjungan neonatal lengkap (KN lengkap) sebesar 92,5 %.

 

  1. Meningkatnya Pelayanan Kesehatan dasar dan Rujukan, dengan :
  2. Persentase Puskesmas rawat inap yang mampu PONED sebesar 100%;
  3. Persentase RS yang melaksanakan PONEK sebesar 100%:
  4. Persentase Rumah Tangga Melaksanakan Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) menjadi 77 % ;

 

  1. Menurunnya  angka kesakitan  akibat penyakit menular, penyakit tidak meular dan akibat kesehatan lingkungan dengan :
  1. Meningkatnya Persentase kasus baru TB Paru (BTA positif) yang disembuhkan menjadi  92 %;
  2. Menurunnya kasus malaria (Annual Paracite Index-API) menjadi < 1 per 1.000 penduduk;
  3. Terkendalinya prevalensi HIV pada populasi dewasa menjadi dibawah <  0,5 %;
  4. Persentase Desa yang mencapai UCI dari 85 % menjadi 100%;
  5. Angka kesakitan DBD dari  53 menjadi 48  per 100.000 penduduk.
  6. Presentasi puskesmas yang melaksanakan program pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM) dari 10  menjadi 60 Puskesmas ;
  7. Meningkatnya Persentase Penduduk yang memiliki akses terhadap air minum berkualitas  dari 74 %  menjadi  79 %.

 

  1. Meningkatnya Ketersediaan Obat Buffer Stock serta Menjamin Keamanan, Mutu, Sediaan Farmasi dan Alat Kesehatan  dengan :
  2. Persentase ketersediaan obat buffer di Provinsi Banten menjadi  100 %;
  3. Persentase Sarana Kesehatan, Produksi dan Distribusi Kefarmasian dan Alat Kesehatan yang berkualitas  menjadi  80 %

 

  1. Terpenuhinya kebutuhan tenaga kesehatan strategis  dengan :
  1. Persentase  Institusi Pendidikan Kesehatan yang terakreditasi menjadi  100 %;

 

  1. Meningkatnya Sistem Informasi Kesehatan Daerah,meningkatnya Kajian dan pengembangan Bidang Kesehatan, Meningkatnya Pengembangan upaya kesehatan, Pembinaan , Pengembangan , Pembiayaan  dan Jaminan  Pemeliharaan kesehatan;

Meningkatnya   Upaya  Kesehatan  di  RS   dan  Labkesda, Meningkatnya  pembinaan  Promosi kesehatandan surveilens  kesehatan  kerja, Meningkatnya  pelayanan  kesehatan bagi  masyarakat  pekerja & masyarakat  dilingkungan  kerja; 


Twitter


Facebook


Tentang Kami


Statistik Kunjungan


Kritik dan Saran